Sejarah Berdirinya Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) ASRI Tegalrejo Magelang.

Sejarah Berdirinya Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) ASRI Tegalrejo Magelang.

Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri terletak di Dusun Tepo, Desa Dlimas, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri berdiri pada tahun 2007 atas inisiatif dan prakarsa para pemimpin Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Salaf Tegalrejo Magelang. Inisiasi melahirkan Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri sendiri merupakan respon para pemimpin Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Salaf Tegalrejo Magelang terhadap kondisi masyarakat, terutama kondisi anak sekolah, yang mengalami dekadensi moral. Terkhusus respon para pemimpin Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Salaf Tegalrejo Magelang untuk mendirikan Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri karena stimulus dari kondisi masyarakat sekitar kawasan Tegalrejo sendiri yang mengalami penurunan ketertarikan dalam mempelajari keilmuan keagamaan. Hal tersebut dibuktikan dengan semakin menurunnya santri pada madrasah diniyyah dan majlis ta’lim di kawasan sekitar Tegalrejo. Kalaupun madrasah diniyyah dan majlis ta’lim terlihat ramai santrinya, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak kecil dan anak usia SD sederajat. Sedangkan anak-anak remaja lulusan SMP dan SMA sederajat sudah tidak lagi terlibat dalam proses pendidikan di madrasah diniyyah maupun majlis ta’lim karena mereka mungkin sudah memandang kurang pentingnya pendidikan akhlak dan keilmuan keagamaan dalam kehidupan mereka di masa mendatang.

Keresahan pemimpin Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Salaf Tegalrejo Magelang di atas yang pada akhirnya menginspirasi untuk mendirikan Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri sekaligus juga mendirikan lembaga pendidikan formal. Konsep utama ketika mendirikan Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri sekaligus juga lembaga pendidikan formal ialah konsep pendidikan integratif antara pesantren dan pendidikan formal. Konsep pendidikan integratif tersebut sebenarnya merupakan sebuah terobosan yang dibuat untuk fasilitasi pendidikan generasi remaja yang menitik beratkan pada pentingnya pendidikan formal dan pendidikan akhlak-keagamaan. Selain hal tersebut, konsep pendidikan integratif antara pesantren dan pendidikan formal merupakan jawaban pesantren terhadap tuntutan masyarakat yang memandang pentingnya pendidikan formal bagi generasi muda di masa mendatang.

Lembaga pendidikan formal yang ada dalam naungan Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri sampai saat ini ialah Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Terdapat beberapa pertimbangan atas dipilihnya lembaga pendidikan formal Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berafiliasi ke Kemendiknas dari pada lembaga pendidikan formal yang berafiliasi ke Kemenag. Pertama, Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri dengan pendidikan formalnya mempunyai keinginan untuk mencetak santri-santrinya menjadi kader intelektual sekaligus menjadi kader yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama (mutadayyin fi al-din). Sehingga kedepan diharapkan muncul kader-kader intellectual-religious hybrid person dalam masyarakat. Kedua, Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri memandang bahwa selain mewujudkan kader yang intellectual-religious hybrid, kedepan juga dibutuhkan kader yang mempunyai job skill yang jelas dan hal terakhir dipandang lebih mampu dilakukan oleh lembaga pendidikan formal yang berafiliasi ke Kemendiknas, seperti Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dari pada lembaga pendidikan yang berafiliasi ke Kemenag.

Inti dari harapan besar di masa mendatang dari santri-santri yang mengenyam pendidikan formal adalah tercetaknya intelektual-intelektual muda yang mempunyai skill yang mapan, berakhlakul karimah dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama (mutadayyin fi al-din). Santri yang sekaligus mengenyam sekolah tidak dicetak untuk menjadi ahli agama (mutafaqqih fi al-din). Founding fathers Pesantren Asrama Pelajar Islam Asri memandang bahwa untuk menjadi ahli agama (mutafaqqih fi al-din) menjadi garapan Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Salaf Tegalrejo. Oleh karena keinginan tersebut, maka kurikulum yang didesain di Pesantren Asrama Pelajar Islam (API) ASRI berbeda dengan kurikulum Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Salaf. Meskipun terdapat beberapa kesesuaian dari berbagai sudut, akan tetapi di pesantren Asrama Pelajar Islam (API) ASRI lebih ditekankan pada pendidikan akhlak dan ubudiyyah praktis yang menjadi kebutuhan sehari-hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar